Hope it is useful!
BAB 8
PERKEMBANGAN ISLAM
PADA MASA KEJAYAAN
A . Perkembangan Peradaban Islam
Peradaban islam adalah bagian dari kebudayaan islam yang
meliputi berbagai aspek seperti moral, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan yang
luas. Peradaban islam merupakan bagian dari kebudayaan yang bertujuan
memudahkan dan menyejahterakan hidup manusia di dunia dan akhirat.
1. Peradaban Islam pada Masa Dinasti
Umayyah
Dinasti Umayyah berdiri setelah berakhirnya masa kekhalifahan
Ali bin Abi Thalib. Khalifah pertama Dinasti Umayyah adalah Muawiyah bin Abi
Sofyan. Wilayah kekuasaan Dinasti Umayyah berkembang di sebelah timur sampai ke
Oxus, bagian barat india sampai punjab Lahore. Di utara, dikuasainya pulau
Rhodes, Cretta. Sementara dibarat, dinasti ini menguasai seluruh Afrika Utara, Aljair,
Tangiers, dan Spanyol. Kemajuan islam pada masa ini diantaranya adalah sebagai
berikut.
a. Ekonomi
Pada masa Khalifah Muawiyah, didirikan percetakan uang yang
bertuliskan bahasa Arab yang terbuat dari perunggu. Uang ini disempurnakan oleh Khalifah selanjutnya yaitu
Abdul Malik bin Marwan. Dalam tatanan ekonomi
dan keuangan juga dibentuk jawatan ekspor dan impor, badan urusan logistik,
lembaga sejenis perbankan, dan badan pertanahan negara. Dalam bidang teknologi,
dinasti telah mampu menciptakan senjata-senjata perang yang canggih pada masanya,
sarana transportasi darat maupun laut, serta sistem pertanian dan pengairan.
b. Sosial dan Budaya
Pada masa ini telah banyak bangunan hasil rekayasa umat Islam
dengan mengambil pola Romawi, Persia, dan Arab. Contohnya adalah bangunan
masjid Damaskus yang dibangun pada masa pemerintahan Walid bin Abdul Malik.
Kebijakan lain dari peninggalan pemerintahan Dinasti Umayyah
adalah mendirikan lembaga Mahkamah Agung. Dalam bidang sosial budaya, khalifah pada masa
Bani Umayyah banyak memberi kontribusi yang cukup besar dengan dibangunnya
rumah sakit (mustasyfayat) di setiap kota oleh Kholifah Walid bin Abdul
Malik. Selain itu juga dibangun rumah singgah bagi anak-anak yatim piatu yang
ditinggal oleh orang tua mereka akibat perang. Seni sastra berkembang dnegan
pesat dan bermutu tinggi. Seni suara yang berkembang adalah seni baca
Al-qur’an, qasidah, musik dan lagu-lagu yang bernafaskan cinta kepada Allah.
c. Ilmu Pengetahuan
1) Ulumul
Lisaniyah, yaitu ilmu yang diperlukan untuk memastikan bacaan
Al-qur’an, menafsirkan, dan memahaminya. Pada masa ini
dilakukan pembaharuan dalam ragam tulisan bahasa Arab.
2) Tarikh (sejarah), yang
meliputi Tarikh kaum muslimin dan segala perjuangannya,
riwayat hidup pemimpin-pemimpin mereka, serta tarikh umum yaitu Tarikh bangsa-bangsa
lain. 3) Ilmu qariaat,
yaitu ilmu yang membahas
tentang membaca Al-qur’an.
4) Ilmu tafsir,yaitu ilmu yang membahas
tentang undang-undang dalam menafsirkan Al-Qur’an.
5) Ilmu hadis, yaitu ilmu yang ditunjukan
untuk menjelaskan riwayat dan sanad hadis, karena banyak hadis yang bukan
berasal dari Rasulullah.
6) Ilmu nahwu, yaitu ilmu yang
menjelaskan cara membaca suatu kalimat didalam berbagai posisi.
7) Ilmu bumi ( al-jughrafia ). Ilmu ini
muncul karena adanya kebutuhan kaum muslim pada saat itu, yaitu untuk keperluan
menuaikan ibadah haji.
8) Ulumud dakhilah, yaitu
ilmu-ilmu yang disalin dari bahasa asing kedalam bahasa arab dan disempurnakan
untuk kepentingan kebudayaan islam.
d.Politik
Politik telah mengalami kemajuan dan
perubahan sehingga lebih teratur dibandingkan masa sebelumnya. Kekuatan militer
pada masa Ban Umayyah jauh lebih berkembang dari masa sebelumnya. Pada masa ini
juga dibangun armada laut dengan sempurna yang berhasil menaklukan pulau Rhodus
dengan panglimanya Laksamana Aqabah bin Amir juga membentuk armada yang bisa
bertempur dalam segala musim.
2. PERADABAN ISLAM PADA MASA
DINASTI ABBASIYAH
a. Bidang
Sosial dan Budaya
Kemajuan
ilmu pengetahuan dan sosial budaya yang ada pada Dinasti Abbasiyah adalah seni
bangunan dan arsitektur, baik untuk bangunan istana, masjid, dan kota.
Kemajuan juga terjadi pada bidang sastra, bahasa, dan seni musik.
b. Bidang
Poitik dan Militer
Pemerintahan Dinasti Bani
Abbasiyah memperbarui sistem politik pemerintahan dan kemiliteran. Agar semua
kebijakan militer terkoordinasi dan berjalan dengan baik, pemerintah Dinasti
Abbasiyah membentuk departemen pertahanan dan keamanan yang disebut Diwanul
Jundi.
c. Bidang
Ilmu Pengetahuan
Pada
masa ini bermunculan para ahli dalam bidang ilmu pengetahuan, seperti filsafat.
Kemajuan juga terjadi pada bidang ilmu sejarah, ilmu bumi, dan
astronomi. Ilmu lain yang juga dikembangkan pada masa pemerintahan Abbasiyah
adalah ilmu hisab / matematika. Ilmu ini berkembang karena kebutuhan dasar
pemerintahan untuk menentukan ketepatan dalam setiap pembangunan.
d. Bidang
Ilmu Agama
Diantara ilmu agama islam
yang berkembang pesat pada masa itu adalah ilmu tafsir. Dengan tokoh yang
terkenal al-Subhi, Mutaqil bin Sulaiman, Muhammad bin Ishaq. Pada masa ini juga
berkembang ilmu di bidang fiqih. Dalam bidang fiqih ulama yang terkenal
pada masa ini adalah Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i , dan Imam
Hanbali.
B. PERIODISASI KEJAYAAN
PERADABAN ISLAM
1. Periode
Klasik
Pada
masa ini merupakan masa ekspansi, integrasi, dan keemasan islam. Sejak
kedinastian Bani Ummayah, peradaban islam mulai menampakan pamor keemasanya
walaupun lebih memusatkan perhatian pada kebudayaan Arab. Pada masa Harun
al-Rayid, kehidupan sosial menjadi lebih mapan dengan dibangunya rumah sakit,
pendidikan kedokteran, dan farmasi.
2. Periode
Pertengahan
Pada
periode ini islam mengalami kemunduran. Satu demi satu kerajaan islam jatuh
ketangan bangsa Mongol. Peradaban islam kembali bangkit sekitar tahun
1500-1800 M. Hinga pada abad ke-17, di Eropa mulai muncul negara-negara kuat,
bahkan Rusia mulai maju di bawah Peter Yang Agung. Melalui peperangan, Usmani
mengalami kekalahan. Safawi Persia pun ditaklukan oleeh Raja Afghan yang
mempunyai perbedaan faham. Kerajaan Mugha India pecah dikarenakan terjadi
pemberontakan dari Kaum Hindu, bahkan Inggris pun berperan menguasainya pada
tahun 1857 M.
3. Periode
Modern
Periode ini dikatakan sebagai periode
kebangkitan Islam yang ditandai dengan berakhirnya ekspedisi Napoleon di Mesir
( 1789-1801 M ). Timbullah pemikian dan pembaharuan dalam Islam yang disebut
dengan modernisasi dalam islam.
C. KOTRIBUSI ISLAM DALAM PERKEMBANGAN PERADABAN DUNIA
1. Sepanjang
abad ke-12 dan sebagian abad ke-13, karya karya kaum kuslim dalam berbagai
bidang telah diterjemahkan ke dalam bahasa latin, khususnya dari spanyol.
Penerjemahan ini telah memperkaya kurikulum pendidikan dunia barat.
2. Kaum
muslimin telah memberi sumbangan eksperimental mengenai metode dan teori sains
ke dunia barat.
3. System
notasi dan decimal arab dalam waktu yang sama telah dikenalkan di dunia barat
4. Karya
karya ilmuan muslim dalam bentuk terjemahan, khusunya karya ibnu sina
(Avicenna) dalam bidang kedokteran, digunakan sebagai teks di lembaga
pendidikan tinggi sampai prtengahan abad ke-17 M
5. Para
ilmuan muslim dengan berbagai karyanya telah merangsang kebangkitan eropa,
memperkays kebudayaan romawi kuno serta literature klasik yang melahirkan
renaissance.
6. Lembaga-lembaga
pendidikan islam yang telah didirikan jauh sebelum eropa bangkit dalam bantuk
ratusan madrasah adalah pendahulu univertas yang ada di eropa
7. Para
ilmuan muslim berhasil melestarikan dan tradisi ilmuan romawi-persi (Greco
helenistic) sewaktu eropa dalam kagalapan
8. Sarjana
sarjana eropa belajar di berbagai lembaga pendidikan tinggi islam
danmenstransfer ilmu pengetahuan ke dunia barat
9. Para
ilmuan muslim menyumbangkan pengetahuan tentang rumah sakit,
sanitasi, dan makanan kepada eropa.
D. NILAI-NILAI LUHUR PADA MASA KEJAYAAN ISLAM
Beberapa
pelajaran yang dapat diambil dari masa kejayaan Islam antara lain sebagai
berikut.
1. Hanya
dengan kerja keras dan usaha yang maksimal, apa yang diinginkan akan berhasil.
2. Belajar
dengan giat dan terus-menerus merupakan kunci meraih kejayaan.
3. Tidak
berputus asa dan terus berusaha berlandaskan pada Al-Qur’an dan Sunah.
4. Sesama
muslim adalah saudara.
5. Menjadikan
perbedaan sebagai rahmat, bukan sebagai jurang pemisah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar